Madrasah diniyah
Ahad, 28 Jun 2020, 17:49 WIB

Madrasah Matholiul Huda (MMH)

Madrasah Matholiul Huda (MMH)
Proses Pembelajaran Madrasah Diniyah Matholiul Huda (MMH) (Dok.PPMH)

Pendidikan - Madrasah Diniyah Salafiyah Matholiul Huda atau biasa disebut Madrasah Matholiul Huda (MMH) merupakan lembaga pendidikan diniyah berbasis salaf yang ada di PP. Miftahul Huda. Lembaga pendidikan ini fokus mengajar santri dalam hal keagamaan (diniyah), seperti fashohah dalam membaca al-Qur'an, kitab fiqh, sejarah Nabi (tarikh), tajwid, tauhid, nahwu, shorof, tafsir, hadits, ilmu hisab dan masih banyak yang lainnya. Sistem pembelajaran yang digunakan adalah sistem salaf (kitab kuning/turats) yang dipadu dengan metode pembelajaran yang proaktif seperti diskusi, tanya jawab, maupun presentasi.

MMH menerapkan sistem classical seperti madrasah pada umumnya. Madrasah diterapkan sebagai pembelajaran wajib yang sesuai dengan kemampuan dan pemahaman masing-masing santri. Kurikulum yang digunakan telah dibakukan sesuai dengan tingkatan-tingkatan studi.

Tingkat Ula (Pendidikan Tingkat Dasar)

Tingkat ini ditempuh selama empat tahun dengan menitikberatkan pada pelajaran dasar- dasar keislaman, antara lain: 

  1. Kelas 1; Membaca Al-Qur'an, Fasholatan.
  2. Kelas 2; Imla'/ Menulis arab, Tajwid (Tuhfatul Athfal), Fiqih (Safinatun Najah jawa), Sejarah (Khulashoh Nurul Yaqin)
  3. Kelas 3; Tajwid (Jazariyah), Fiqih (Safinatun Najah), Tauhid (Aqidatul Awam), Sharaf (al- Amtsilatu at-Tashrifiyyah), Praktek membaca Al-Qur'an (Juz A'mma)
  4. Kelas 4; Fiqih (Sullamutaufiq), Tauhid (Bad'ul Amali), Sharaf (al- Amtsilatu at-Tashrifiyyah), Nahwu (Jurumiyah).

Tingkat Wustho (Pendidikan Tingkat Menengah)

Tingkat ini ditempuh selama tiga tahun dengan menitikberatkan pada pendalaman Ilmu Alat. Pelajaran yang dikaji meliputi:

  1. Kelas 1; Nahwu (Imrithi I), Sharaf (Kailani), Fiqih (Fathul Qorib I), Tafsir (al-Jalalain), Hadits (Abi Jamroh), Bahasa Arab (Al Arabiyah I)
  2. Kelas 2; Nahwu (Imrithi II), I'rob (Qowaidul I'rob), Fiqih (Fathul Qorib II), Tafsir (al-Jalalain II), Hadits (Bulughul Maram I), Bahasa Arab (Al Arabiyah II)
  3. Kelas 3; Nahwu (Fathu Robbil Bariyyah), Balaghoh (Qowaidul Lughoh Al Arabiyyah), Fiqih (Syawir Fathul Qorib), Tafsir (al-Jalalain III), Hadits (Bulughul Maram II), Faraidh (Syarah Nadhom Ar Rohbiyyah).

Tingkat Ulya (Pendidikan Tingkat Atas)

Tingkat ini ditempuh selama tiga tahun dengan menitikberatkan pada pendalaman ilmu fiqih dan Ilmu Hisab. Pelajaran yang dikaji meliputi:

  1. Kelas 1; Fiqih (Fathul Muin I), Ushul Fiqih (Al-Mabadiul Awwaliyah), Nahwu (Alfiyyah Ibnu Aqil), Tauhid (Ummul Barahin)
  2. Kelas 2; Fiqih (FathulMuin II), Ushul Fiqih (Faraidhul Bahiyyah),Nahwu(Alfiyyah Ibnu Aqil), Ilmu Hadits (Manhaj Dzawin Nadhor), Tauhid (Ummul Barahin)
  3. Kelas 3; Fiqih (Fathul Muin III), Nahwu (Alfiyyah Ibnu Aqil), Ilmu Hisab (Sullamun Nayyiroin), Arudh (Mukhtar As-syafi), Balaghoh (Jauharul Maknun).

Saat ini MMH memiliki 47 pendidik dengan dibantu 10 staff madrasah (staff kantor MMH). Para pendidik MMH merupakan alumni dari PP. Miftahul Huda yang mengabdikan dirinya guna kepentingan perkembangan dan kemajuan MMH khususnya dan PPMH pada umumnya serta sebagai bentuk ta'dzim mereka kepada Kyai/Masyayikh dan almamater PP. Miftahul Huda. Latar belakang pendidikan formal para pendidik berasal dari berbagai macam Universitas dengan berbagai macam jurusan (pendidikan/murni) dan konsentrasi, sehingga dengan latar belakang pendidikan formal yang dimiliki oleh pendidik akan sangat menunjang dalam proses kegiatan belajar-mengajar khususnya inovasi metode pengajaran.

MMH memiliki satu gedung madrasah dengan tiga lantai, satu kantor madrasah dan satu lab bahasa, dimana untuk setiap lantai terdiri dari tiga sampai empat kelas. Adanya gedung madrasah ini tidak lain diperuntukkan bagi peserta didik sebagai fasilitas penunjang dan sarana pendidikan dengan harapan agar proses kegiatan belajar-mengajar dapat berjalan dengan lancar, nyaman, dan juga kondusif, dengan tujuan akhir peserta didik mampu lebih fokus menerima ilmu dan pengetahuan dari para pendidik. Untuk proses belajar dan mengajar di MMH dilaksanakan setelah selesai sholat isya' (19.30 – 21.00).

Selain proses belajar-mengajar yang dilaksanakan setelah sholat isya', staff madrasah MMH juga mencanangkan kegiatan belajar-mengajar berupa lalaran (hafalan) yang dilakukan pada hari Ahad (setiap pekan). Lalaran (hafalan) yang diprogramkan meliputi hafalan surat-surat dalam al-Qur’an dan hafalan nadzom-an nahwu/shorof. Kegiatan ini diwajibkan bagi peserta didik karena juga merupakan bagian dari kurikulum Madrasah Matholiul Huda.

Bagikan