
gadingpesantren.id – Peringatan Isra' Mi'raj sekaligus pembukaan Pekan Haflatul Imtihan Almaas berlangsung meriah dengan penampilan musabaqah defile dari kontingen 10 komplek. Acara yang digelar pada Kamis (22/01) di Masjid Baiturrahman ini menjadi tanda dimulainya pekan perlombaan sebagai bentuk syukur usai pelaksanaan Ujian Akhir Semester pada 13–18 Januari lalu.
Setiap delegasi komplek, dalam musabaqoh defile tersebut membawa tema-tema tersendiri. Hal ini karena musabaqoh defile sendiri, memiliki orientasi yang menekankan pada penjenamaan setiap jam'iyyah atau komplek di atas panggung, menurut keunikan masing-masing. Mulai dari tema keseharian, sampai isu terkini di sosial media tak luput dibawa untuk memeriahkan perlombaan.
Kendati demikian, Ketua Pelaksana, Sukma Raga, dalam sambutannya menekankan agar semarak perayaan ini tidak melunturkan jati diri seorang santri.
"Antusiasme setiap komplek dalam Haflatul Imtihan harus diimbangi dengan kesadaran untuk tetap menjalankan kewajiban lainnya sebagai santri," tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, Wali Kelas 3 Ulya, Ust. Asrukhin, mengingatkan para santri agar tidak hanya mengejar kemenangan semata. Beliau berharap ajang ini menjadi sarana refleksi kemampuan diri.
"Saya berharap setiap kontingen tidak sekadar mencari kemenangan. Yang terpenting adalah bagaimana santri mampu mengenali potensi dan perkembangan diri masing-masing," tutur beliau.
Pesan mendalam juga disampaikan oleh Agus Fuad bin Abdurrahim Yahya. Beliau mengimbau agar kompetisi ini menjadi jembatan untuk memperkuat solidaritas antar-santri.
"Jadikan pekan musabaqah ini sebagai momentum untuk mempererat tali ukhuwah," pesannya.
Dalam pekan Haflatul Imtihan Almaas 2026 ini, setidaknya akan dihelat 20 cabang lomba. Di antaranya terbagi ke dalam tiga kategori, yaitu indoor yang meliputi ranah kompetensi akademik, kemudian outdoor yang meliputi ranah olahraga dan beregu, serta kategori online yang mendukung potensi kreatifitas digital para santri.
Sebelum terselenggaranya perhelatan berbagai musabaqoh tersebut, secara simbolis pekan Haflatul Imtihan Almaas 2026 ini terlelebih dahulu dibuka melalui penabuhan bedug oleh Ust. H. M. Khusairi. Dan gayung pun bersambut, riuh sholawat para santri menandai prosesi ini sebagai kemeriahan sepekan ke depan.
Shollu 'Ala Nabi Muhammad.