
gadingpesantren.id – Jam'iyyah Sunan Drajat (Komplek G) berhasil mendominasi dalam perhelatan Haflatul Imtihan. Gemuruh selawat dan apresiasi pun memenuhi Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang pada Kamis, 29 Januari 2026. Acara bertajuk Awarding Almaas tersebut menjadi muara dari seluruh rangkaian Haflatul Imtihan 1447 Hijriah yang telah berlangsung kompetitif selama sepekan penuh.
Kemeriahan malam puncak ini kian terasa kental dengan nuansa budaya. Berbeda dari acara-acara sebelumnya, jalannya acara dipandu oleh pembawa acara (MC) yang menggunakan bahasa Jawa krama inggil. Sang MC sendiri merupakan santri yang sebelumnya menjadi kontingen dalam cabang lomba Pranatacara dari Jamiyyah Sunan Kalijaga, Fasya Ageng. Estetika tutur kata yang santun namun tegas ini berhasil menghidupkan suasana khidmat selama berlangsungnya acara.
Ketua Pelaksana, Sukma Raga, dalam sambutannya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia menekankan bahwa keberhasilan 20 cabang lomba merupakan bentuk kontribusi nyata para santri dalam menghidupkan syiar pesantren.
Semangat ini dipertegas oleh Ustaz H. M. Khusairi yang mengingatkan bahwa perlombaan hanyalah satu fase kecil. "Setelah acara ini, masih ada hal-hal besar yang tetap harus ditingkatkan," pesannya.
Sementara itu, Agus Fuad bin Abdurrahim Yahya mengajak para santri untuk mensyukuri hasil yang diraih. "Jadikan momen seperti ini sebagai ajang untuk membanggakan ikhtiar kita," tuturnya.
Puncak ketegangan terjadi saat pengumuman skor akhir perolehan juara antar-komplek. Berdasarkan penilaian dewan juri, Komplek G berhasil mengukuhkan diri sebagai juara umum dengan perolehan skor sebesar 76 poin. Posisi kedua ditempati oleh Komplek J dengan 52 poin, disusul oleh Komplek B yang mengantongi 36 poin.
Sebelum menutup acara dengan doa, Gus Umarul Faruq menyampaikan harapan besar bagi seluruh santri. Beliau berpesan agar kemenangan ini tidak menjadikan santri jemawa. "Kami harap ini bisa menjadi motivasi untuk terus meningkatkan potensi. Semoga segala ikhtiar ini memberikan keberkahan," tutupnya.
Dengan berakhirnya doa tersebut, berakhir pula rangkaian Haflatul Imtihan Almaas tahun ini.
Ma’an Najah.